PSA-N802 bekerja berdasarkan prinsip dynamic light scattering (DLS), menggunakan PMT (Hamamatsu) berperforma tinggi dan digital correlator berkecepatan tinggi. Instrumen ini mengukur perubahan cahaya terhambur pada sudut tertentu untuk memperoleh koefisien difusi, kemudian menghitung diameter dan distribusi ukuran partikel sesuai persamaan Stokes-Einstein. Dengan kecepatan kalkulasi yang cepat, resolusi tinggi, akurasi unggul, dan repeatability yang baik, analyzer ini banyak digunakan di laboratorium produk perusahaan, fasilitas riset, dan universitas.
Prinsip Pengujian Tingkat Lanjut
Menggunakan prinsip dynamic light scattering dan teknologi photon correlation spectroscopy (PCS), instrumen ini mengukur ukuran partikel berdasarkan kecepatan gerak Brown partikel. Partikel dengan ukuran berbeda bergerak dengan kecepatan berbeda; ketika cahaya laser mengenai partikel-partikel ini, cahaya yang terhambur menunjukkan fluktuasi sesuai kecepatan tersebut. Metode photon correlation spectroscopy menganalisis ukuran partikel dengan mendeteksi fluktuasi foton pada arah tertentu.
Resolusi Tinggi
Pengujian ukuran nano partikel melalui teknologi PCS membutuhkan kemampuan membedakan fluktuasi sinyal pada tingkat nanodetik. Digital correlator CR256 mencapai kecepatan resolusi tinggi hingga 8ns.
Sensitivitas dan SNR Tinggi
Detektor menggunakan PMT Hamamatsu, menjamin akurasi pengukuran yang unggul.
Pengumpulan dan Kalkulasi Data Berkecepatan Tinggi
Dilengkapi digital correlator CR256, instrumen ini mampu mengumpulkan intensitas cahaya terhambur dinamis dan menghitung fungsi autokorelasi secara real-time. Dengan kecepatan pemrosesan data hingga 162M, instrumen ini secara efektif menangkap informasi cahaya terhambur dinamis dari partikel berbagai ukuran.
Sistem Jalur Optik yang Sangat Stabil
Sistem deteksi PCS menggunakan teknologi serat optik, memiliki struktur kompak, kemampuan anti-interferensi yang kuat, dan keandalan tinggi.

Sistem Kontrol Suhu Konstan Presisi Tinggi
Dengan teknologi kontrol suhu semiconductor, sistem ini mencapai regulasi suhu presisi dalam rentang ±0,1°C. Hal ini menjaga sampel dalam kondisi suhu konstan yang stabil sepanjang proses pengujian, mencegah kesalahan pengukuran akibat perubahan viskositas cairan dan kecepatan gerak Brown akibat fluktuasi suhu.
Laporan Pengujian




