Biosafety Cabinet (BSC Class II Type A2) adalah perangkat keselamatan kerja biologis tertutup yang dirancang untuk memberikan perlindungan penuh (personel, sampel, dan lingkungan) selama penanganan mikroorganisme patogen, kultur sel, dan sampel biologis berbahaya (BSL-1 hingga BSL-3). Sistem ini bekerja dengan sirkulasi udara terkontrol: 70% udara didaur ulang melalui filter HEPA/ULPA dan 30% dibuang keluar melalui exhaust filter.
Key Features (Fitur & Keunggulan Utama)
- Dual ULPA / HEPA Filtration System
Dilengkapi filter H14 HEPA/ULPA dengan efisiensi saring mencapai 99,999% pada partikel ukuran 0,12–0,3 µm, menjamin area kerja memenuhi standar ISO Class 4 Cleanroom. - Stainless Steel 304 Seamless Work Zone
Ruang kerja bagian dalam terbuat dari Stainless Steel 304 utuh dengan lekukan coved corners dan meja kerja terlapis yang mudah dilepas untuk proses dekontaminasi/sterilisasi. - UV Sterilization & Interlocking System
Dilengkapi lampu sterilisasi UV 254 nm yang terhubung dengan safety interlock (lampu UV otomatis mati saat pintu sash dinaikkan atau lampu iluminasi dinyalakan). - Intelligent Microprocessor Controller & Airflow Alarm
Layar digital pemantau kecepatan aliran udara (inflow & downflow), status masa pakai filter, jam kerja lampu UV, serta alarm visual/audio jika terjadi gangguan aliran udara.
Rekomendasi Aplikasi & Industri
- Laboratorium Mikrobiologi & Virologi: Isolasi, pembiakan, dan penanganan kultur bakteri serta virus.
- Laboratorium Biologi Molekuler & Kultur Jaringan: Preparasi sampel DNA/RNA, ekstraksi PCR, dan kultur sel punca/jaringan.
- Industri Farmasi & Rumah Sakit: Pencampuran obat steril (compounding) dan pemeriksaan spesimen klinis.
💡 Catatan Penting Perbedaan (BSC vs Lemari Asam)
- Biosafety Cabinet (BSC): Menggunakan filter HEPA/ULPA untuk menyaring agen biologis / patogen / mikroorganisme guna menjaga sampel tetap steril dan melindungi praktikan.
- Lemari Asam (Fume Hood): Dirancang untuk menarik uap kimia beracun / asam / pelarut organik keluar ruangan tanpa saringan steril HEPA.



