Autoclave adalah investasi 8–15 tahun. Salah spesifikasi awal berarti chamber terlalu kecil, antrean sterilisasi, atau biaya servis yang membengkak.
1. Kapasitas chamber vs beban harian
Hitung volume beban puncak, bukan rata-rata. Contoh rumus kasar:
- Jumlah batch media / limbah per shift
- Dimensi flask & wadah terbesar
- Margin 20% untuk pertumbuhan 3 tahun ke depan
Vertical autoclave umumnya efisien untuk lab kompak; horizontal untuk beban basket tinggi.
2. Kelas dan siklus yang dibutuhkan
- Class N — sterilisasi dasar tanpa pre-vacuum
- Class B — pre-vacuum, cocok untuk porous load & wrapped goods
Untuk lab kesehatan, Class B dengan Helix / Bowie-Dick test rutin hampir selalu menjadi standar minimum.
3. Sumber utilitas
Pastikan tekanan steam, listrik (1 atau 3 phase), dan drain sesuai manual instalasi. Kami selalu sarankan site survey sebelum PO untuk menghindari biaya modifikasi pipa mendadak.
4. Validasi & dokumentasi
Tanyakan kepada supplier:
- Apakah IQ/OQ tersedia?
- Apakah printer / data logger siklus disertakan?
- Bagaimana format laporan untuk audit?
Prospera menyediakan paket dokumentasi instalasi yang siap dilampirkan ke folder mutu lab.
5. Lead time suku cadang
Seal door, heating element, dan filter adalah komponen yang paling sering diganti. Pilih merek dengan ketersediaan spare part di Indonesia — bukan hanya impor panjang lebar.
6. Kontrak service vs break-fix
Biaya tahunan kontrak biasanya 3–5% dari harga alat, tetapi menurunkan downtime. Bandingkan dengan risiko satu minggu alat off saat audit mendekat.
7. Total cost of ownership (TCO)
TCO ≈ Harga alat + Instalasi + Kalibrasi/validasi + Kontrak service (5 thn) + Listrik & airGunakan TCO, bukan harga unit saja, saat membandingkan dua penawaran.
Langkah berikutnya
Setelah kriteria di atas disepakati internal, minta quotation resmi dengan spesifikasi terlampir (kapasitas, kelas, aksesori). Tim Prospera dapat mengirimkan opsi benchtop hingga vertical sesuai beban Anda.



