Jual Instrumen Lainnya
Particle size analyzer, instrumen agrikultur, dan berbagai instrumen pendukung laboratorium lainnya.

Produk kami Dalam Katalog Instrumen Lainnya
Particle size analyzer, instrumen agrikultur, dan berbagai instrumen pendukung laboratorium lainnya.
Memilih Instrumen Lainnya yang tepat
Ringkasan use case dan hal yang perlu dipertimbangkan sebelum menentukan model.
Katalog Instrumen Lainnya menghimpun instrumen pendukung laboratorium dari Infitek yang tidak masuk kategori utama namun sering menjadi penentu kelengkapan fasilitas pengujian: particle size analyzer, instrumen agrikultur, alat uji pangan, serta berbagai alat uji fisik. Sebagai distributor resmi Infitek di Indonesia, PT Prospera Science Digita memastikan setiap unit didukung garansi prinsipal dan layanan purna jual yang jelas.
Lini particle size analyzer mencakup laser particle size analyzer dengan teknologi jalur optik Fourier transform convergent-light untuk laboratorium farmasi, semen, keramik, cat, dan material serbuk. Tersedia varian dengan modul dispersi basah dan kering terpisah, benchtop analyzer khusus pengujian droplet semprot, model industrial-grade untuk lingkungan produksi, hingga nano laser particle size analyzer berbasis DLS untuk suspensi dan emulsi skala nanometer. Beberapa seri menyediakan fitur audit trail opsional untuk memenuhi 21 CFR Part 11, sehingga relevan bagi industri farmasi yang menerapkan data integrity.
Untuk sektor agrikultur dan pangan, tersedia grain moisture meter dengan rentang ukur kadar air 3–35% dan waktu pengukuran di bawah 10 detik, automatic seed counter untuk benih berukuran 0,7–12 mm dengan akurasi hitung ±2‰, leaf area meter portabel berpresisi ±2%, serta cooking oil tester yang mengukur kadar senyawa polar (TPM) 0–50% dan suhu 0–200 °C untuk pengawasan mutu minyak goreng di industri makanan dan katering.
Kelompok alat uji fisik melengkapi kebutuhan laboratorium lingkungan dan industri: flocculation tester dengan kecepatan 10–450 rpm dan timer hingga 999 menit untuk jar test koagulasi-flokulasi di IPAL dan instalasi air minum, whiteness meter untuk kontrol keputihan tepung, kertas, dan keramik, hingga laboratory heating system bervolume 75 L dengan rentang suhu 0–134 °C.
Karena katalog ini lintas aplikasi, pemilihan alat sebaiknya berangkat dari parameter uji yang dibutuhkan: rentang ukuran partikel, rentang kadar air, kecepatan pengujian, dan format sampel. Tim Prospera siap membantu penentuan spesifikasi, disertai layanan instalasi, pelatihan operator, kalibrasi tertelusur, dan pengiriman ke seluruh Indonesia. Permintaan penawaran dapat diajukan langsung melalui WhatsApp.
Pertanyaan seputar Instrumen Lainnya
Jawaban atas pertanyaan yang paling sering diajukan pelanggan kami.
- Apa perbedaan laser particle size analyzer (laser diffraction) dengan nano particle size analyzer berbasis DLS?
- Laser diffraction mengukur distribusi ukuran partikel dari pola hamburan cahaya dan umumnya digunakan untuk rentang mikron pada serbuk, granul, dan suspensi. Nano particle size analyzer berbasis DLS (dynamic light scattering) menganalisis fluktuasi hamburan akibat gerak Brown sehingga mampu mengukur partikel skala nanometer seperti nanoemulsi, liposom, dan koloid. Pilih laser diffraction untuk material serbuk industri, dan DLS untuk riset nanomaterial atau formulasi nano.
- Kapan saya membutuhkan dispersi basah dan kapan dispersi kering pada particle size analyzer?
- Dispersi basah cocok untuk sampel yang stabil dalam medium cair, mudah menggumpal, atau berukuran sangat halus, karena media cair membantu memisahkan aglomerat. Dispersi kering lebih praktis untuk serbuk yang sensitif terhadap pelarut atau diproses dalam kondisi kering seperti semen dan tepung. Beberapa model Infitek menyediakan modul dispersi basah dan kering terpisah dalam satu instrumen sehingga fleksibel untuk beragam jenis sampel.
- Apakah particle size analyzer di katalog ini dapat digunakan untuk laboratorium farmasi yang menerapkan data integrity?
- Ya, beberapa seri laser particle size analyzer Infitek menyediakan fitur audit trail opsional untuk memenuhi persyaratan 21 CFR Part 11. Fitur ini merekam jejak aktivitas pengguna dan perubahan data sehingga mendukung kebutuhan dokumentasi CPOB/GMP. Konfirmasikan kebutuhan opsi ini saat meminta penawaran agar konfigurasi unit sesuai.
- Bagaimana cara kerja grain moisture meter dan seberapa cepat hasilnya keluar?
- Grain moisture meter mengukur kadar air biji-bijian seperti gabah, jagung, dan kedelai dari sampel yang dimasukkan ke sel ukur berkapasitas sekitar 230 ml. Model BMCA-1G membaca kadar air pada rentang 3–35% dengan waktu pengukuran tidak lebih dari 10 detik, sehingga cocok untuk penerimaan hasil panen dan kontrol proses pengeringan. Untuk hasil konsisten, gunakan sampel yang representatif dan bersih dari kotoran.
- Untuk apa flocculation tester digunakan dan aplikasi apa yang paling umum?
- Flocculation tester digunakan untuk jar test, yaitu simulasi proses koagulasi-flokulasi guna menentukan dosis koagulan optimal pada pengolahan air. Seri FT-M memiliki kecepatan pengadukan 10–450 rpm dengan timer 0–999 menit sehingga dapat meniru tahap pengadukan cepat dan lambat. Alat ini umum dipakai di PDAM, IPAL industri, dan laboratorium lingkungan.
